Kisah Nabi Musa dengan Keluarga Miskin: Membuka Pintu Rizqi dengan Shadaqah

gambar: muslim.okezone.com

Alkisah di zaman Nabi Musa AS, ada sepasang suami istri yang hidup dengan penuh kemiskinan namun mereka menghadapinya dengan penuh kesabaran. Suatu ketika, tatkala mereka beristirahat, sang istri bertanya pada suaminya.

"Wahai suamiku, bukankah Musa adalah seorang nabi yang berbicara dengan Tuhannya (Allah)? Katanya.

Lalu sang suami menjawab, "Ya, benar."

Sang istri berkata lagi, "Kenapa kita tidak memintanya untuk mengadukan kondisi kita yang penuh dengan kemiskinan dan memintanya agar ia kerbicara kepada Rabb-nya, agar Dia menganugerahkan kepada kita kekayaan."

Singkat cerita, mereka mengadukan kemiskinannya itu kepada Nabi Musa AS. Lalu nabi Musa bermunajat kepada Allah SWT dan menyampaikan keadaan keluarga tersebut.

Allah SWT pun berfirman kepada nabi Musa AS, "Wahai Musa,  katakanlah kepada mereka, aku akan memberikan kepada kekayaan, tetapi kekayaan itu aku berikan hanya setahun,  dan setelah setelah setahun,  akan aku kembalikan mereka jadi orang miskin kembali"

Lalu nabi Musa menyampaikan kepada mereka bahwasanya Allah telah mengabulkan permintaan mereka dengan syarat kekayaan itu hanya satu tahun lamanya.

Mereka menerima kabar tersebut dengan penuh kebahagiaan dan kegembiraan.

Beberapa hari kemudian datanglah rizqi yang melimpah dari jalan yang tak diketahui darimana arahnya dan mereka pun menjadi orang terkaya pada saat itu. Keadaan mereka pun berubah dengan kekayaan yang berlimpah, lalu sang istri berkata kepada suaminya, "Wahai suaminku,  selama setahun ini kita akan memberi makan orang-orang miskin dan menyantuni anak-anak yatim mumpung kita masih punya kesempatan, karena setelah setahun kita akan kembali miskin.

Sang suami menjawab, "Baiklah kita akan menggunakan harta ini untuk membantu orang-orang yang membutuhkannya"

Kemudian mereka membantu orang-orang yang mebutuhkan, dan membangun temoat-tempat singgah para musafir, serta menyediakan makan gratis bagi orang yang membutuhkan.

Setelah satu tahun berlalu,  merka masih tetap sibuk menyediakan makanan smapai mereka lupa bahwasanya sudah setahun lebih  mereka menjadi orang kaya dan mereka luoa bahwa akan kembali menjadi orang miskin. Nabi Musa pun heran melihat keadaan mereka yang tetap kaya. Kemudian Nabi Musa bertanya kepada Allah SWT, "Ya Rabb, bukankah Engkau berjanji memberikan mereka kelayaan hanya satu tahun saja, kemudian setelah itu Engkau akan kembalikan mereka pada kemiskinan semula?"

Allah SWT pun berfirman. 

"Wahai Musa,  Aku telah membuka satu pintu rizqi kepada mereka,  tetapi mereka membuka beberapa pintu rizqi untuk hamba-hamba Ku."

"Wahai Musa,  maka Aku titipkan lebih lama kekayaan itu pada mereka."

"Wahai Musa Aku sangat malu jikalau ada hamba-Ku yang lebih mulia dan lebih pemurah daripada Aku."

Nabi Musa menjawab.

سبحانك اللهم ماأعظم شأنك وأرفع مكانك

"Maha Suci Engkau Ya Allah,  betapa Maha Mulia urusan-Mu dan Maha Tinggi kedudukan-Mu."

---------------

HIDUP BUKANLAH BAGAIMANA MENJADI YG TERBAIK, TETAPI BAGAIMANA KITA  BANYAK BERBUAT BAIK

Nughazi Media

Nughazi Media adalah media publikasi berbagai aplikasi ilmu pengetahuan, pendidikan dan agama dalam berbagai format digital.

Post a Comment

Peraturan berkomentar :
1. DILARANG melakukan SPAM pada KOMENTAR blog ini.
2. DILARANG memberikan komentar yang melanggar hukum Indonesia.
3. DILARANG memberikan komentar diluar pembahasan/OOT(Out of Topic).
4. DILARANG melakukan PROMOSI/IKLAN.
5. DILARANG menyebarkan informasi palsu/Hoax.

Previous Post Next Post